Kejujuran menyederhanakan hidupmu dan menghormati Yesus

Yesus berkata: “Semua yang perlu kamu katakan hanyalah ‘Ya’ atau ‘Tidak’” (Matius 5:37).

→ Membuat kebenaran menjadi rumit menambah beban yang sebenarnya tidak pernah dimaksudkan oleh Yesus agar kamu pikul.


:folded_hands: Berikut adalah Langkah Iman harianmu:

Jadilah sepenuhnya jujur dalam setiap percakapan hari ini, tanpa menambahkan alasan atau melebih-lebihkan.


Ingat, iman diperkuat melalui pengulangan, bukan intensitas.

5 Suka

Amin :folded_hands: Hari ini aku akan memilih kesederhanaan dan kejujuran :white_heart:

Jawaban yang sederhana dan jujur :slightly_smiling_face:

2 Suka

Sejak saya melakukan renungan harian dengan JesusBYS, saya merasa lebih aktif dalam iman saya​:heart:

Bukan hanya untuk hari ini, saya akan berusaha untuk selalu mengatakan yang sebenarnya

3 Suka

Ini adalah langkah yang perlu diikuti oleh semua orang. Hari ini saya memilih untuk bersikap jujur dalam setiap percakapan saya.

2 Suka

Ya, mari kita selalu jujur dan lurus. Yesus mengetahui kemurnian hati kita. :folded_hands: Amin.

3 Suka

Tentu, bersikap jujur benar-benar penting dan saya memilih untuk bersikap jujur.

3 Suka

Selalu benar untuk jujur dalam apa pun yang kamu katakan atau lakukan. Memang, itu tidak mudah, karena kebenaran bisa menyulitkan dalam cara mempengaruhi dirimu atau orang lain tetapi setidaknya itu lebih baik daripada membebani diri dengan masalah tambahan (kebohongan, ketidakjujuran dan lain-lain).

Bagi saya, jujur itu baik. Bahkan jika menyakitkan, itu tetap baik.

Dan Yesus menghormati kamu karena itu.

3 Suka