Hidup dengan Sang Raja: Meninggalkan Masa Lalu di Belakang

Halo semua, :waving_hand:

Seringkali, kita berpikir bahwa menyambut Yesus ke dalam hidup kita berarti kita bisa tetap seperti adanya. Kebenarannya, : kita harus berubah. :dizzy:

Itu adalah hal paling sedikit yang bisa kita lakukan. Itu adalah kasih dan sopan santun dasar yang harus kita berikan kepada Yesus. :heart:

Mari kita lihat seperti ini, Yesus mengasihi kita persis seperti kita, berantakan, patah, dan penuh kebiasaan buruk. Dia menemui kita di tempat kita berada, bahkan jika kita merasa seperti pengemis, ditolak dan tidak layak. Tetapi ketika Dia mengundang kita ke dalam hidup-Nya, Kerajaan-Nya, datanglah sebuah transformasi. Harus datang sebuah transformasi. :seedling:

Bayangkan seorang pengemis miskin disambut ke dalam rumah seorang laki-laki kaya dan murah hati. Pengemis itu diterima, bukan karena apa yang mereka kenakan atau apa yang telah mereka lakukan, tetapi karena kasih dan kemurahan hati tuan rumah. :hot_beverage:

Namun, untuk benar-benar tinggal di rumah itu, mereka harus meninggalkan pakaian compang-camping dan kotor mereka. Orang kaya itu menyediakan sesuatu yang jauh lebih baik, mandi, pakaian bersih dan indah, makanan bergizi, dan gaya hidup baru yang layak bagi rumah yang kini mereka huni.:glowing_star:

Dengan cara yang sama, Yesus mengundang kita ke dalam hidup-Nya. Dia tidak mengutuk kita karena masa lalu kita, tetapi Dia meminta kita melepaskan kebiasaan lama, dosa, dan cara berpikir yang tidak pantas berada di hadapan Sang Raja. :crown:

Korintus 5:17
β€œJadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, lihatlah, yang baru sudah datang!”

Galatia 2:20
β€œAku telah disalibkan bersama dengan Kristus, namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Hidup yang aku jalani sekarang di dalam tubuh, aku jalani oleh iman dalam Anak Allah, yang mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.”

:t_shirt::jeans:Sama seperti pengemis kini berpakaian berbeda dan makan berbeda karena mereka tinggal di rumah orang kaya itu, kita mulai hidup berbeda ketika kita menerima Yesus. Pikiran, kata-kata, dan tindakan kita mulai mencerminkan kekudusan dan kasih Sang Raja. :potted_plant:

Dan mengapa kita harus tetap memegang masa lalu ketika Dia menawarkan sesuatu yang jauh lebih baik? :shamrock:

:leaf_fluttering_in_wind: Dicintai oleh Yesus adalah gratis dan tanpa syarat. Tetapi berjalan di hadapan-Nya menuntut sebuah respons: sebuah hati yang rela untuk meninggalkan apa yang tidak menjadi milik kita dan menerima hal-hal yang lebih baik yang Dia sediakan. Ini bukan tentang memperoleh kasih-Nya (kita sudah memilikinya, kita bahkan tidak akan diundang ke rumah-Nya kalau Dia tidak mengasihi kita sejak awal). ini tentang melangkah ke dalam kehidupan baru yang mencerminkan kasih dan hidup dari Dia yang menyerahkan diri-Nya untuk kita.:cocktail_glass:

:fire: Renungan:
Pakaian β€œlama” apa yang perlu kamu tinggalkan hari ini untuk sepenuhnya melangkah ke dalam hidup yang Yesus tawarkan?

4 Suka

Saya rasa wajar bagi manusia memiliki hal-hal yang sulit untuk kita lepaskan, tetapi kamu benar, untuk benar-benar hidup dengan dan di dalam Yesus, kita perlu melepaskan masa lalu, kebiasaan buruk kita, dan pakaian kotor kita. Ini adalah ilustrasi yang indah; terima kasih telah membagikannya. :cherry_blossom:

1 Suka

Saya ingin melepaskan kekhawatiran, ketakutan, dan masa lalu saya dan berjalan dalam iman bersama Yesus. :heart:

1 Suka

Pakaian lamaku adalah kekhawatiran, kurangnya iman kadang-kadang dan rasa bersalah. Aku ingin mengenakan damai dan sukacita yang Yesus tawarkan padaku.

2 Suka